GSc Gelar Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa

GSc Gelar Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa

bojonggenteng.desa.id – Dalam penyelenggaraannya GSC mengedepankan pendekatan pembangunan berbasis hak yang tetap konsisten dalam implementasi UU Desa khususnya dalam mengedepankan desa sebagai sebuah entitas yang memiliki kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa menuju kemandirian desa sebagai landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Untuk itu, hari Selasa dan Rabu tanggal 14 -15 Nopember 2017 merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya Pengimplementasi dari hal tersebut Bertempatkan di Aula Desa Bojonggenteng, Generasi Sehat dan Cerdas Melaksanakan Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa kegiatan ini dihadiri oleh Camat Jampangkulon, FK GSC, PD, PLD,  Kepala Desa, BPD, LPM, TPMD dari masing – masing Desa Se Kecamatan Jampangkulon.

Fasilitator GSC Kecamatan Jampangkulon  Usep Firdaus  mengatakan acara ini digelar agar pelayanan sosial dasar di masyarakat bisa lebih ditingkatkan. Targetnya dari kegiatan ini diharapkan mampu untuk menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

kegiatan ini merupakan tempat bertanya  dalam berbagai bidang diantaranya Pembangunan, Pendidikan dan juga kesehatan yang tiada lain merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kualitas layanan sosial dasar dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat desa. Maka daripada itu FK GSC berharap kepada Peserta untuk mengikuti Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa ini dengan sungguh-sungguh.

Erni Yuliani Sastra, SPd (Narasumber) Dalam Penyampaian materinya berharap agar Peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menjelaskan konsep dasar dan prinsip inklusi Sosial dan dapat menjelaskan pentingnya inklusi sosial dalam pembangunan tak lupa Erni meminta agar kaum disabilitas harus dilibatkan serta diperioritaskan dalam perencanaan dan pembangunan Desa. (DK)

GSc Gelar Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa

EKSISTENSI GSC JAMPANGKULON

Sambutan PJOK Kec Jampangkulon

bojonggenteng.desa.id-Sebanyak 55 orang dari 10 Desa dan 1 kelurahan terdiri Sekdes/Sek Kel, TPMD,TP PKK, Tokmas dan Kadus dari masing – masing Desa/Kelurahan Sekecamatan Jampangkulon diberi Pelatihan Tentang Pengelolaan Posyandu. Pelatihan Pengelolaan Posyandu yang dilaksanakan di Aula kantor Desa Bojonggenteng merupakan Program yang dilaksanakan oleh GSC (Generasi Sehat dan Cerdas) Kec. Jampangkulon.Bidang peningkatan Kapasitas Masyarakat Tahun anggaran 2017.

Usep Firdaus, FK GSC Kecamatan Jampangkulon, dalam laporannya mengatakan, pelatihan dilaksanakan bertujuan memberikan Pemahaman atau pembekalan kepada pemerintah Desa dan Masyarakat mengenai manajemen Pengelolaan Posyandu. Sebab posyandu menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemberdayaan berbasis masyarakat. Serta berfungsi secara universal dalam kehidupan masyarakat. Lebih lanjut Usep mengatakan, pelatihan rencananya akan digelar selama dua hari, yakni 17-18 Oktober 2017.  Dan pelatihan ini dibagi kedalam dua kelas. Sebagian peserta akan mengikuti pelatihan di Aula Kantor Desa Bojonggenteng dan sebagian di Gor desa Bojonggenteng yang berada bersebelahan, Jelasnya.

Penyampaian Materi Di Kelas A

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” lanjut dengan pembacaan Wahyu Ilahi yang dikumandangan oleh ibu Saadah dari KPMD Desa Cikarangeusan, Serta langsung dibuka oleh Bapak Dadun, S.IP. MSI selaku PJOK Kecamatan Jampangkulon. dalam Sambutannya mengatakan, PNPM yang di dalamnya ada GSC berdiri sejak tahun 2008, keberhasilan PNPM sangat hebat (sekarang namanya Program Generasi Sehat dan Cerdas), yang mengatakan hebat bukanlah camat atau Bupati melainkan Negara Negara tetangga, Bank Dunia yang mengatakan Program PNPM sangat berhasil dan sekarang Asetnya telah diberikan kepada Pemerintahan Desa Maka jika ada Posyandu yang rusak janganlah dibiarkan karana membangun itu gampang yang susah adalah memeliharanya” Ujarnya.

Penyampaian Materi di Kelas B

“ini momentum yang sangat tepat, UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa merupakan suatu bukti kepercayaan pemerintah kepada Desa maka tolong amanat ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. maka dari itu Pelayanan Sosial dasar (PSD) bidang kesehatan dan pendidikan diharapkan untuk ditindak lanjuti dan dimasukkan kedalam RKP dan APBDes” tambahnya.

Sebelum kegiatan ditutup FK GSC Kecamatan Jampangkulon berharap dengan adanya pelatihan ini maka Pemerintah Desa dan Masyarakat lebih meningkatkan pemahamannya tentang pengelolaan Posyandu dan punya rasa memiliki terhadap pengelolaan Posyandu. (DK)