Festival Pelayanan Sosial Dasar

Festival Pelayanan Sosial Dasar

Senam Germas Puskesmas

bojonggenteng.desa.id – Festival  ini sebagai bentuk dukungan terhadap Pelayanan Sosial Dasar (PSD) dan Seni Budaya lokal sebagai sebagian dari khasanah budaya. Budaya lokal ditampilkan sebagai apresiasi terhadap kearipan lokal dan sebagai bagian dari rekognisi dan subsidaritas yang mana kegiatan ini melibatkan unsur Dinas Pendidikan, PAUD, SD/MI, SLTP Kades, Paraji, Puskesmas, BP3K, DPPKB, dan Desa. Kata Ketua Panitia Asep saepudin.

Camat Jampangkulon , Dedi Suryana, S.IP.MM, membuka Festival Pelayanan Sosial Dasar Program Generasi Sehat Cerdas (GSC), di Taman Alun – alun Jampangkulon, Minggu (10/12). Kegiatan tersebut diikuti seluruh desa yang ada di Kecamatan Jampangkulon, yakni Desa Bojonggenteng, Ciparay, Nagraksari, Bojongsari, Mekarjaya, Tanjung, Padajaya, Cikarang, Cikarang anyar, Cikaranggeusan dan Kelurahan jampangkulon Ikut andil dalam kegiatan Festival.

Penghargaan Kader Posyandu dan Paraji Bermitra

Dalam sambutannya Camat mengatakan, Saya sangat mengapresiasi festifal ini semoga kedepan kegiatan seperti ini terus disupport eksistensinya oleh Desa dan saya sangat berterima kasih kepada GSC yang sejak 2007 telah banyak berkiprah menangani persoalan – persolan kesehatan dan Pendidikan dimasyarakat. mulai sekarang mari kita bersama Desa untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa ini. kata Camat

Pada saat yang sama FK GSC Jampangkulon Usep Firdaus mengatakan bahwa Festival sabagai support GSC masalah PSD. Dimana PSD ini sebagai bagian integral dari brend desain pemberdayaan Desa Membangun, Ekspose kreasi seni budaya ini menunjukkan bahwa akan kayanya khasanah budayamasyarakat Indonesia Khususnya di Pajampangan dan tentunya ini menjadi asset Desa dan bangsa untuk senantiasa disupport dan dilestarikan ,disamping itu pula , pada kegiatan ini kita mendorong Desa untuk sama – sama komit akan dilaksanakannyaterhadap masalah PSD.

Penampilan Pencak Silat SD

dengan dibacakan dn ditandatanganiDeklarasi bersama seluruh kepala Desa terhadap kegiatan PSD melalui APBDes masing – masing, kedepan kegiatan PSD semakin sistematis dan kontinu.

kita juga memberikan apresiasi kepada seluruh Kepala Desa dan Kelurahan atas support nya selama ini, Paraji yang sudah bermitra dan kader Posyandu, Serta anak – anak SLB , yang telah ikut berpartisipasi pada kegiatan ini. tambah FK GSC. (DK)

 

Festival Pelayanan Sosial Dasar

Lokakarya Kemitraan Pelayanan Sosial Dasar GSC Kecamatan jampangkulon

Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) , Kecamatan jampangkulon gelar Lokakarya Kemitraan, di Aula Kantor Kecamatan Jampangkulon. Kamis (7/12/2017)

Dalam pelaporan Fasilitator Kecamatan (FK) Usep Firdaus mengatakan, tujuan pelaksanaan loka karya ini dalam rangka penguatan / peningkatan Pelayanan Sosial Dasar dalam kontek menjaring kemitraan dalam mendukung prioritas kegiatan di Desa, diantaranya adalah meningkatkan PSD bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Infrastruktur. Mengingat PSD ini menjadi sesuatu hal yang sangat penting kaitan dengan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat serta penanganannya tidak bisa secara farsial. Oleh karena itu butuh kitraan yang kuat, kokoh dan kompak semua stackholder yang ada. Sehingga menurut Usep Firdaus, Penanganan PSD ini harus tuntas dari hulu sampai hilirnya.

Diakhir pelaporan Usep Menghimpau kepada seluruh peserta  agar mengajak warga masyarakat untuk menghadiri acara FESTIVAL Pelayanan Sosial Dasar  yang akan dilaksankan Minggu (10/12/2017) bertempatkan di Alun – alun Jampangkulon dimana kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir dari keseluruhan rangkaian kegiatan GSC Tahun Anggaran 2017, serta ekspose kegiatan bidang Kesehatan, Pendidika,  Seni dan Budaya dan tentunya sebagai apresasi terhadap ke arifan lokal Jelasnya,

Adapun Peserta lokakarya kemitraan ini terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kadus, BPD, LPMD, TP PKK, KPMD, TPMD dan Tokmas dari masing – masing Desa dan Kelurahan Sekecamatan Jampangkulon yang berjulahkan 99 orang.dihadiri Oleh Camat Jampangkulon (Dedi Suryana, S.IP.MM beserta Staff), PDTI, PLD, Narasumber Dadun, S.IP.MSi (Kasi Sapras Kec. Jampangkulon, Ahmad Djuaeni, MM (Sekmat Kec. Jampangkulon), Asep Riklas, S.IP (Kasi PM Kec. Jampangkulon).

Sementara itu Camat Jampangkulon mengatakan  penyelenggaraan Lokakarya Kemitraan Pelayanan Sosial Dasar GSC ini perlu untuk membentuk kesepahaman antar stakeholder agar semua pihak yang terlibat dapat bersinergi dalam upaya untuk mensosialisasikan kebijakan – kebijakan program ini, serta miningkatkan kinerja Program ini.  Jelasnya,

Disela sela penyampaian materi, Dadun, S.IP.MSi  mengatakan. Jadi Kalau berbicara lokakarya jelas ini sangat tepat GSC menyelenggarakan ini berarti kita memiliki motifasi ingin membangun desa dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara menggali potensi dan permasalahan – permasalahannya. Ucapnya dan dialanjut penyampaian materi. DK

 

Festival Pelayanan Sosial Dasar

Pelatihan Media Komunitas

bojonggenteng.desa.id – Bojonggenteng 16/11, Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam melakukan pelayanan Informasi dan Komunikasi Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Jampangkulon memberi “Pelatihan Media Komunitas”.

Peserta yang diundang dalam kegiatan Pelatihan ini berasal dari 10 Desa dan 1 Kelurahan yang berjumlahkan 55 orang terdiri dari Sekdes, 1 orang kadus, 1 orang TP PKK, 1 orang Tokmas, dan 1 Orang KPMD perwakilan Masing – masing Desa/Kelurahan.

Ketua pelaksana Usep Firdaus mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kemampuan dan pemahaman kepada peserta tentang tata cara pengelolaan informasi.

Selain itu kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengemas tulisan dan gambar menjadi sebuah beritainformasi secara Efektif dan Efesien.

Ada pedoman dasar menulis berita yang harus diindahkan agar berita menjadi baik, menarik, efektif, dan sesuai dengan kaidah dan Prinsip – prinsip dasar antara lain kejujuran, kecermatan, keseimbangan, kelengkapan dan kejelasan serta keringkasan. Kenapa dalam pembuatan berita itu harus baik dan benar? agar berita yang disajikan benar-benar seperti kenyataannya/Fakta Sesuai dengan keadaan sebenarnya, tidak boleh dibumbui sehingga merugikan pihak yang diberitakan. Lengkap Iyang Sugiharto (Salah satu Narasumber). (DK)

 

Festival Pelayanan Sosial Dasar

GSc Gelar Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa

bojonggenteng.desa.id – Dalam penyelenggaraannya GSC mengedepankan pendekatan pembangunan berbasis hak yang tetap konsisten dalam implementasi UU Desa khususnya dalam mengedepankan desa sebagai sebuah entitas yang memiliki kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa menuju kemandirian desa sebagai landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Untuk itu, hari Selasa dan Rabu tanggal 14 -15 Nopember 2017 merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya Pengimplementasi dari hal tersebut Bertempatkan di Aula Desa Bojonggenteng, Generasi Sehat dan Cerdas Melaksanakan Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa kegiatan ini dihadiri oleh Camat Jampangkulon, FK GSC, PD, PLD,  Kepala Desa, BPD, LPM, TPMD dari masing – masing Desa Se Kecamatan Jampangkulon.

Fasilitator GSC Kecamatan Jampangkulon  Usep Firdaus  mengatakan acara ini digelar agar pelayanan sosial dasar di masyarakat bisa lebih ditingkatkan. Targetnya dari kegiatan ini diharapkan mampu untuk menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

kegiatan ini merupakan tempat bertanya  dalam berbagai bidang diantaranya Pembangunan, Pendidikan dan juga kesehatan yang tiada lain merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kualitas layanan sosial dasar dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat desa. Maka daripada itu FK GSC berharap kepada Peserta untuk mengikuti Pelatihan Pelembagaan Pembangunan Desa ini dengan sungguh-sungguh.

Erni Yuliani Sastra, SPd (Narasumber) Dalam Penyampaian materinya berharap agar Peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menjelaskan konsep dasar dan prinsip inklusi Sosial dan dapat menjelaskan pentingnya inklusi sosial dalam pembangunan tak lupa Erni meminta agar kaum disabilitas harus dilibatkan serta diperioritaskan dalam perencanaan dan pembangunan Desa. (DK)

Festival Pelayanan Sosial Dasar

EKSISTENSI GSC JAMPANGKULON

Sambutan PJOK Kec Jampangkulon

bojonggenteng.desa.id-Sebanyak 55 orang dari 10 Desa dan 1 kelurahan terdiri Sekdes/Sek Kel, TPMD,TP PKK, Tokmas dan Kadus dari masing – masing Desa/Kelurahan Sekecamatan Jampangkulon diberi Pelatihan Tentang Pengelolaan Posyandu. Pelatihan Pengelolaan Posyandu yang dilaksanakan di Aula kantor Desa Bojonggenteng merupakan Program yang dilaksanakan oleh GSC (Generasi Sehat dan Cerdas) Kec. Jampangkulon.Bidang peningkatan Kapasitas Masyarakat Tahun anggaran 2017.

Usep Firdaus, FK GSC Kecamatan Jampangkulon, dalam laporannya mengatakan, pelatihan dilaksanakan bertujuan memberikan Pemahaman atau pembekalan kepada pemerintah Desa dan Masyarakat mengenai manajemen Pengelolaan Posyandu. Sebab posyandu menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemberdayaan berbasis masyarakat. Serta berfungsi secara universal dalam kehidupan masyarakat. Lebih lanjut Usep mengatakan, pelatihan rencananya akan digelar selama dua hari, yakni 17-18 Oktober 2017.  Dan pelatihan ini dibagi kedalam dua kelas. Sebagian peserta akan mengikuti pelatihan di Aula Kantor Desa Bojonggenteng dan sebagian di Gor desa Bojonggenteng yang berada bersebelahan, Jelasnya.

Penyampaian Materi Di Kelas A

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” lanjut dengan pembacaan Wahyu Ilahi yang dikumandangan oleh ibu Saadah dari KPMD Desa Cikarangeusan, Serta langsung dibuka oleh Bapak Dadun, S.IP. MSI selaku PJOK Kecamatan Jampangkulon. dalam Sambutannya mengatakan, PNPM yang di dalamnya ada GSC berdiri sejak tahun 2008, keberhasilan PNPM sangat hebat (sekarang namanya Program Generasi Sehat dan Cerdas), yang mengatakan hebat bukanlah camat atau Bupati melainkan Negara Negara tetangga, Bank Dunia yang mengatakan Program PNPM sangat berhasil dan sekarang Asetnya telah diberikan kepada Pemerintahan Desa Maka jika ada Posyandu yang rusak janganlah dibiarkan karana membangun itu gampang yang susah adalah memeliharanya” Ujarnya.

Penyampaian Materi di Kelas B

“ini momentum yang sangat tepat, UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa merupakan suatu bukti kepercayaan pemerintah kepada Desa maka tolong amanat ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. maka dari itu Pelayanan Sosial dasar (PSD) bidang kesehatan dan pendidikan diharapkan untuk ditindak lanjuti dan dimasukkan kedalam RKP dan APBDes” tambahnya.

Sebelum kegiatan ditutup FK GSC Kecamatan Jampangkulon berharap dengan adanya pelatihan ini maka Pemerintah Desa dan Masyarakat lebih meningkatkan pemahamannya tentang pengelolaan Posyandu dan punya rasa memiliki terhadap pengelolaan Posyandu. (DK)