Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH)

Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH)

Pendistribusian BPNT dan PKH Non Tunai

bojonggenteng.desa.id – Pendistribusian Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Desa Bojonggenteng dilaksanakan pada hari kamis tanggal 30/8/20018, yang bertempat di Bummi Centre (Bumdes Mandiri).

Pendistribusian BPNT dan PKH non tunai Desa Bojonggenteng untuk 3 bulan terhitung bulan Agustus s/d Oktober 2018. Sebanyak 486 karung dengan jumlah 2.430 Kg siap disalurkan kepada 81 KPM yang mana masing – masing mendapatkan 10Kg/Bulan. Untuk melaksana kegiatan Bumdes didampingi langsung oleh TKSK (Yudi Rahmat Kustiwa) dan Pendamping PKH (Rian Cahya Wiguna).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Endan S. selaku Kepala Desa Bojonggenteng mengawal secara langsung agar pendistribusian berjalan lancar, aman dan tertib.(DK)

Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH)

Jampangkulon, UPSK Prov Jabar Bagi Penyandang Disabilitas

bojonggenteng.desa.id – Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kelangsungan hidup setiap warga negara, termasuk para penyandang disabilitas yang mempunyai kedudukan hukum dan memiliki hak asasi manusia yang sama sebagai warga negara Indonesia dan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari warga negara dan masyarakat Indonesia yang merupakan amanah dan karunia Tuhan yang maha esa, untuk hidup maju dan berkembang secara adil dan bermartabat.

Berlatar belakang hal tersebut Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat gelar Kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Jampngkulon. Sumber dana dari APBN melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018. kegiatan dilaksanakan di GOR Desa Bojonggenteng 17 – 20 Juli 2018 dengan sasaran para penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual dan disabilitas sensorik sebanyak 100 orang.

Adapun bentuk kegiatan dari Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) sebagai berikut :

  1. Penyuluhan sosial sekaligus  pelaksanaan asesment / wawancara penyandang disabilitas dan keluarganya yang akan mendapatkan pelayanan.
  2. Pemeriksaan medis / pengobatan terhadap penyandang disabilitas.
  3. Konsultasi medis kecacatan dan fisiotherapy, rujukan.
  4. Jaminan perbaikan gizi penyandang disabilitas.
  5. Pemberian alat bantu fisik.

Agar terlaksananya kegiatan dengan baik Tim Panitia mendatangkan Narasumber dari berbagai unsur diantaranya Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Tenaga Profesional Psikologi dan Dokter Spesialis Kejiwaan.

ditemui dilokasi kegiatan Rahmat Mulyadi (Kasi Penanganan Disabilitas) Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi menjelaskan maksud UPSK adalah “sarana pelayanan bergerak yang kegiatannya diarahkan untuk menjangkau lokasi penyandang disabilitas sampai ke tingkat Desa agar dapat memperoleh pelayanan kesejahteraan sosial sedini mungkin, sehingga permasalahannya dapat diatasi secara tepat”.

Selanjutnya Kasi Penanganan Disabilitas berharap kegiatan ini dapat :

  1. Meningkatnya jumlah keluarga atau orang tua serta masyarakat yang ikut terlibat dalam upaya pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandangdisabilitas.
  2. Meningkatnya persentase penyandang disabilitas yang mendapatkan pelayanan.
  3. Tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap permasalahan disabilitas.
  4. Meningkatnya rasa percaya diri para penyandang disabilitas yang selama ini merasa dikucilkan. (DK)

 

Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH)

Sosialisasi dan Pendistribusian Bansos Rastra

bojonggenteng.desa.id-Bojonggenteng, Selasa, 06/02/2018 bertempatkan di Aula Kantor Desa Bojonggenteng Kepala Desa (Endan S.) Mengundang 81 KPM dalam rangka pendistribusian Bansos Rastra bulan Januari 2018.
Dalam sambutannya Kepala Desa berpesan agar amanah dan titipan yang diterima dapat disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin karena hanya 81 kk dari jumlah 100 lebih Keluaga miskin yg mendapatkannya.
Hal tersebut juga sesuai dengan informasi dari TKSK Kec. Jampangkulon (Yudi Rahmat Kustiwa) bahwa berdasarkan Hasil Pelaksanaan Kegiatan launching dan evaluasi bansos rastra tahun 2018 yg diselenggarakan oleh DKPP dan Bulog di hotel Selabintana antara lain :
1. Untuk Rastra pada bulan januari akan diganti dengan Bansos Rastra dengan ketentuan :
a. Desa Tidak Menebus lagi Beras Dari Bulok karena beras yg akan disalurkan pada bulan januari ini adalah Bansos Rastra Tanpa HTR (Harga Tebus Beras)
b. Kualitas Beras Medium
c. Per KPM Rastra akan diberikan beras yg sdh di paking dri bulog sebanyak 10 Kg/KK atau Per KPM
d. Sasaran Bansos Rastra yaitu KPM penerima Rastra
e. Penyaluran Bansos Rastra sampai dengan titik distribusi
Titik distribusi sebagaimana dimaksud huruf e yaitu sampai kantor desa, sehingga Kepala Desa mengundang para penerima manfaat tersebut. (DK)