Jampangkulon, UPSK Prov Jabar Bagi Penyandang Disabilitas

bojonggenteng.desa.id – Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kelangsungan hidup setiap warga negara, termasuk para penyandang disabilitas yang mempunyai kedudukan hukum dan memiliki hak asasi manusia yang sama sebagai warga negara Indonesia dan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari warga negara dan masyarakat Indonesia yang merupakan amanah dan karunia Tuhan yang maha esa, untuk hidup maju dan berkembang secara adil dan bermartabat.

Berlatar belakang hal tersebut Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat gelar Kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Jampngkulon. Sumber dana dari APBN melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018. kegiatan dilaksanakan di GOR Desa Bojonggenteng 17 – 20 Juli 2018 dengan sasaran para penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual dan disabilitas sensorik sebanyak 100 orang.

Adapun bentuk kegiatan dari Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) sebagai berikut :

  1. Penyuluhan sosial sekaligus  pelaksanaan asesment / wawancara penyandang disabilitas dan keluarganya yang akan mendapatkan pelayanan.
  2. Pemeriksaan medis / pengobatan terhadap penyandang disabilitas.
  3. Konsultasi medis kecacatan dan fisiotherapy, rujukan.
  4. Jaminan perbaikan gizi penyandang disabilitas.
  5. Pemberian alat bantu fisik.

Agar terlaksananya kegiatan dengan baik Tim Panitia mendatangkan Narasumber dari berbagai unsur diantaranya Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Tenaga Profesional Psikologi dan Dokter Spesialis Kejiwaan.

ditemui dilokasi kegiatan Rahmat Mulyadi (Kasi Penanganan Disabilitas) Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi menjelaskan maksud UPSK adalah “sarana pelayanan bergerak yang kegiatannya diarahkan untuk menjangkau lokasi penyandang disabilitas sampai ke tingkat Desa agar dapat memperoleh pelayanan kesejahteraan sosial sedini mungkin, sehingga permasalahannya dapat diatasi secara tepat”.

Selanjutnya Kasi Penanganan Disabilitas berharap kegiatan ini dapat :

  1. Meningkatnya jumlah keluarga atau orang tua serta masyarakat yang ikut terlibat dalam upaya pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandangdisabilitas.
  2. Meningkatnya persentase penyandang disabilitas yang mendapatkan pelayanan.
  3. Tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap permasalahan disabilitas.
  4. Meningkatnya rasa percaya diri para penyandang disabilitas yang selama ini merasa dikucilkan. (DK)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan